{"id":112,"date":"2014-12-05T10:18:08","date_gmt":"2014-12-05T10:18:08","guid":{"rendered":"http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112"},"modified":"2014-12-05T10:18:08","modified_gmt":"2014-12-05T10:18:08","slug":"seminar-nasional-dan-pendirian-pustapako","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112","title":{"rendered":"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-114\" src=\"http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg\" alt=\"img_2859\" width=\"353\" height=\"235\" srcset=\"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg 1024w, https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859-300x200.jpg 300w, https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 353px) 100vw, 353px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Undang \u2013  Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Pancasila mengamanatkan  kepada segenap anak bangsa yang berada pada kekuasaan eksekutif,  legislatif dan yudikatif untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur,  dan sejahtera. Mewujudkan amanat tersebut tidaklah mudah, salah satu  caranya adalah dengan sinergisitas peran kelembagaan eksekutif,  legislatif dan yudikatif melalui kegiatan \u2013 kegiatan yang tepat dan  terintegrasi  yang mengarah pada tercapianya amanat tersebut. Sehingga kolaborasi dan  komplementasi merupakan suatu kebutuhan dalam mewujudkan pembangunan  nasional yang adil, makmur, sejahtera dan berkelanjutan.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">Pemerintahan  bebas korupsi dan implementasi good government governance saat ini  merupakan suatu kebutuhan, dan tidak dapat ditunda lagi, karena korupsi  dilakukan secara struktural dan sistemik. Data menunjukkan bahwa pada  tahun 2012 Indeks Persepsi Korupsi (IPK) mendapatkan skor 32 (1-100),  dan berada di peringkat 118 dari 176 negara (International Tranparancy  (2012). Peringkat tersebut menunjukkan bahwa upaya untuk memerangi  korupsi perlu dilakukan secara integratif (terstruktur dan sistemik)  yang melibatkan atau terstruktur dan masif dengan melibatkan seluruh  elemen anak bangsa (melibatkan elit kekuasaan eksekutif, legislatif dan  yudikatif) dan masif (intensitas dan kualitas semakin baik yang  melibatkan peran masyarakat untuk memberikan sanksi kepada pelaku  korupsi).<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">Sebagai  bagian kelembagaan eksekutif, Universitas Sebelas Maret terpanggil  untuk berperan dalam menguatkan peran ketiga kelembagaan tersebut. Wujud  peran Universitas Sebelas Maret adalah dengan melakukan fungsi edukasi  secara professional yang diharapkan melahirkan lulusan \u2013 lulusan yang  berkompetensi dan berakhlakul karimah (berakhlak mulia). Pendirian Pusat  Studi Transparansi Publik dan Anti Korupsi (Pustapako) yang merupakan  salah satu pusat studi rintisan pada Lembaga Penelitian dan Pengembangan  Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan salah satu  media untuk melahirkan lulusan berkompetensi, berakhlak mulia, dan dapat  menjadi teladan. Pendirian Pusat Studi ini juga sebagai bentuk komitmen  insan akademik Universitas Sebelas Maret untuk berperan aktif dalam  upaya mewujudkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mewujudkan  pemerintahan bebas korupsi, baik pada tingkatan pemerintahan pusat dan  daerah, serta implementasi prinsip \u2013 prinsip good government governance  yaitu akuntabilitas, responsibilitas dan tranparansi dalam pengelolaan  keuangan Negara (publik) dalam aktivitas kehidupan berbangsa dan  bernegara.<!--more--><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">Dalam  upaya mewujudkan pemerintahan bebas korupsi, Universitas Sebelas Maret  sebagai bagian elemen bangsa melalui Pusat Studi Transparansi Publik dan  Anti Korupsi (Pustapako) menyelenggarakan seminar dengan tema  \u201cSinergisitas KPK, Birokrasi dan Perguruan Tinggi untuk Mewujudkan  Pemerintahan Bebas Korupsi \u201d pada hari Kamis, 14 Agustus 2014, Pukul  08.00 &#8211; 12.00 WIB, di Ruang Sidang Rektorat II, Gedung Rektorat, Lantai  2, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jl. Ir. Sutami, No. 36 A,  Kentingan, Surakarta (57126).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-106\" src=\"http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2886.jpg\" alt=\"Seminar Nasional\" width=\"526\" height=\"348\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">TUJUAN<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">Seminar  Sinergisitas KPK, Birokrasi dan Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan  Pemerintahan Bebas Korupsi diharapkan dapat memberikan masukan untuk  mewujudkan tata kelola pemerintahan (Pusat dan Daerah) yang baik, dan  langkah \u2013 langkah pencegahan tindak pidana korupsi dalam alokasi  keuangan negara, meningkatkan kesadaran aparatur pemerintahan  (eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan masyarakat untuk menjalankan  fungsi kontrol sosial bagi pelaku tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">NARASUMBER<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">Narasumber dalam acara Seminar Sinergisitas KPK, Birokrasi dan Perguruan Tinggi<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">dalam Mewujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi adalah :<\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpFirst\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>1.<span> <\/span><\/span><\/span>Dr. Abraham Samad, M.H. (Ketua KPK, Keynote Speaker)<\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>2.<span> <\/span><\/span><\/span>Sujanarko (Direktur <span class=\"st\">Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi &#8211; KPK)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>3.<span> <\/span><\/span><\/span>Prof. Dr. Hartiwiningsih, S.H., M.Hum (Dekan Fakultas Hukum UNS)<\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpLast\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>4.<span> <\/span><\/span><\/span>Mohd Harisudin<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">TOPIK SEMINAR<\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpFirst\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>1.<span> <\/span><\/span><\/span>Peran KPK dalam Penguatan Lembaga Hukum dan Mewujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi di Indonesia.<\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>2.<span> <\/span><\/span><\/span>Membangun Komunitas Kampus Melawan Korupsi<\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>3.<span> <\/span><\/span><\/span>Strategi Dan Peran Perguruan Tinggi Mengakselarasi Penguatan Pemerintahan yang Bebas Korupsi<\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpLast\" style=\"margin-left: 1.0cm;text-align: justify\"><span><span>4.<span> <\/span><\/span><\/span>Peran Lembaga Keagamaan dan Kemasyarakatan dalam Membangun Budaya Anti Korupsi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Undang \u2013 Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Pancasila mengamanatkan kepada segenap anak bangsa yang berada pada kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Mewujudkan amanat tersebut tidaklah mudah, salah satu caranya adalah dengan sinergisitas peran kelembagaan eksekutif, legislatif dan yudikatif melalui kegiatan \u2013 kegiatan yang tepat dan terintegrasi yang mengarah pada tercapianya amanat tersebut. Sehingga kolaborasi dan komplementasi merupakan suatu kebutuhan dalam mewujudkan pembangunan nasional yang adil, makmur, sejahtera dan berkelanjutan. Pemerintahan bebas korupsi dan implementasi good government governance saat ini merupakan suatu kebutuhan, dan tidak dapat ditunda lagi, karena korupsi dilakukan secara struktural dan sistemik. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2012 Indeks Persepsi Korupsi (IPK) mendapatkan skor 32 (1-100), dan berada di peringkat 118 dari 176 negara (International Tranparancy (2012). Peringkat tersebut menunjukkan bahwa upaya untuk memerangi korupsi perlu dilakukan secara integratif (terstruktur dan sistemik) yang melibatkan atau terstruktur dan masif dengan melibatkan seluruh elemen anak bangsa (melibatkan elit kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan masif (intensitas dan kualitas semakin baik yang melibatkan peran masyarakat untuk memberikan sanksi kepada pelaku korupsi). Sebagai bagian kelembagaan eksekutif, Universitas Sebelas Maret terpanggil untuk berperan dalam menguatkan peran ketiga kelembagaan tersebut. Wujud peran Universitas Sebelas Maret adalah dengan melakukan fungsi edukasi secara professional yang diharapkan melahirkan lulusan \u2013 lulusan yang berkompetensi dan berakhlakul karimah (berakhlak mulia). Pendirian Pusat Studi Transparansi Publik dan Anti Korupsi (Pustapako) yang merupakan salah satu pusat studi rintisan pada Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan salah satu media untuk melahirkan lulusan berkompetensi, berakhlak mulia, dan dapat menjadi teladan. Pendirian Pusat Studi ini juga sebagai bentuk komitmen insan akademik Universitas Sebelas Maret untuk berperan aktif dalam upaya mewujudkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mewujudkan pemerintahan bebas korupsi, baik pada tingkatan pemerintahan pusat dan daerah, serta implementasi prinsip \u2013 prinsip good government governance yaitu akuntabilitas, responsibilitas dan tranparansi dalam pengelolaan keuangan Negara (publik) dalam aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO - pustapako lppm<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO - pustapako lppm\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Undang \u2013 Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Pancasila mengamanatkan kepada segenap anak bangsa yang berada pada kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Mewujudkan amanat tersebut tidaklah mudah, salah satu caranya adalah dengan sinergisitas peran kelembagaan eksekutif, legislatif dan yudikatif melalui kegiatan \u2013 kegiatan yang tepat dan terintegrasi yang mengarah pada tercapianya amanat tersebut. Sehingga kolaborasi dan komplementasi merupakan suatu kebutuhan dalam mewujudkan pembangunan nasional yang adil, makmur, sejahtera dan berkelanjutan. Pemerintahan bebas korupsi dan implementasi good government governance saat ini merupakan suatu kebutuhan, dan tidak dapat ditunda lagi, karena korupsi dilakukan secara struktural dan sistemik. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2012 Indeks Persepsi Korupsi (IPK) mendapatkan skor 32 (1-100), dan berada di peringkat 118 dari 176 negara (International Tranparancy (2012). Peringkat tersebut menunjukkan bahwa upaya untuk memerangi korupsi perlu dilakukan secara integratif (terstruktur dan sistemik) yang melibatkan atau terstruktur dan masif dengan melibatkan seluruh elemen anak bangsa (melibatkan elit kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan masif (intensitas dan kualitas semakin baik yang melibatkan peran masyarakat untuk memberikan sanksi kepada pelaku korupsi). Sebagai bagian kelembagaan eksekutif, Universitas Sebelas Maret terpanggil untuk berperan dalam menguatkan peran ketiga kelembagaan tersebut. Wujud peran Universitas Sebelas Maret adalah dengan melakukan fungsi edukasi secara professional yang diharapkan melahirkan lulusan \u2013 lulusan yang berkompetensi dan berakhlakul karimah (berakhlak mulia). Pendirian Pusat Studi Transparansi Publik dan Anti Korupsi (Pustapako) yang merupakan salah satu pusat studi rintisan pada Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan salah satu media untuk melahirkan lulusan berkompetensi, berakhlak mulia, dan dapat menjadi teladan. Pendirian Pusat Studi ini juga sebagai bentuk komitmen insan akademik Universitas Sebelas Maret untuk berperan aktif dalam upaya mewujudkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mewujudkan pemerintahan bebas korupsi, baik pada tingkatan pemerintahan pusat dan daerah, serta implementasi prinsip \u2013 prinsip good government governance yaitu akuntabilitas, responsibilitas dan tranparansi dalam pengelolaan keuangan Negara (publik) dalam aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"pustapako lppm\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-12-05T10:18:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pustapako\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pustapako\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112\"},\"author\":{\"name\":\"pustapako\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e5b604676bc78071626fb4cbb66b2a5\"},\"headline\":\"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO\",\"datePublished\":\"2014-12-05T10:18:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112\"},\"wordCount\":530,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/img_2859.jpg\",\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112\",\"name\":\"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO - pustapako lppm\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/img_2859.jpg\",\"datePublished\":\"2014-12-05T10:18:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e5b604676bc78071626fb4cbb66b2a5\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/img_2859.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/img_2859.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?p=112#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/\",\"name\":\"pustapako lppm\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e5b604676bc78071626fb4cbb66b2a5\",\"name\":\"pustapako\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac5a06c303f5c24aaabcf2587367532a17fc51cb1624764cc5bb4ca76cd7f2c8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac5a06c303f5c24aaabcf2587367532a17fc51cb1624764cc5bb4ca76cd7f2c8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ac5a06c303f5c24aaabcf2587367532a17fc51cb1624764cc5bb4ca76cd7f2c8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"pustapako\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/pustapako?utm_source=ig_web_button_share_sheet&igsh=ZDNlZDc0MzIxNw==\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/pustapako.lppm.uns.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO - pustapako lppm","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO - pustapako lppm","og_description":"Undang \u2013 Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Pancasila mengamanatkan kepada segenap anak bangsa yang berada pada kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Mewujudkan amanat tersebut tidaklah mudah, salah satu caranya adalah dengan sinergisitas peran kelembagaan eksekutif, legislatif dan yudikatif melalui kegiatan \u2013 kegiatan yang tepat dan terintegrasi yang mengarah pada tercapianya amanat tersebut. Sehingga kolaborasi dan komplementasi merupakan suatu kebutuhan dalam mewujudkan pembangunan nasional yang adil, makmur, sejahtera dan berkelanjutan. Pemerintahan bebas korupsi dan implementasi good government governance saat ini merupakan suatu kebutuhan, dan tidak dapat ditunda lagi, karena korupsi dilakukan secara struktural dan sistemik. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2012 Indeks Persepsi Korupsi (IPK) mendapatkan skor 32 (1-100), dan berada di peringkat 118 dari 176 negara (International Tranparancy (2012). Peringkat tersebut menunjukkan bahwa upaya untuk memerangi korupsi perlu dilakukan secara integratif (terstruktur dan sistemik) yang melibatkan atau terstruktur dan masif dengan melibatkan seluruh elemen anak bangsa (melibatkan elit kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan masif (intensitas dan kualitas semakin baik yang melibatkan peran masyarakat untuk memberikan sanksi kepada pelaku korupsi). Sebagai bagian kelembagaan eksekutif, Universitas Sebelas Maret terpanggil untuk berperan dalam menguatkan peran ketiga kelembagaan tersebut. Wujud peran Universitas Sebelas Maret adalah dengan melakukan fungsi edukasi secara professional yang diharapkan melahirkan lulusan \u2013 lulusan yang berkompetensi dan berakhlakul karimah (berakhlak mulia). Pendirian Pusat Studi Transparansi Publik dan Anti Korupsi (Pustapako) yang merupakan salah satu pusat studi rintisan pada Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan salah satu media untuk melahirkan lulusan berkompetensi, berakhlak mulia, dan dapat menjadi teladan. Pendirian Pusat Studi ini juga sebagai bentuk komitmen insan akademik Universitas Sebelas Maret untuk berperan aktif dalam upaya mewujudkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mewujudkan pemerintahan bebas korupsi, baik pada tingkatan pemerintahan pusat dan daerah, serta implementasi prinsip \u2013 prinsip good government governance yaitu akuntabilitas, responsibilitas dan tranparansi dalam pengelolaan keuangan Negara (publik) dalam aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara.","og_url":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112","og_site_name":"pustapako lppm","article_published_time":"2014-12-05T10:18:08+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"pustapako","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"pustapako","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112"},"author":{"name":"pustapako","@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/person\/7e5b604676bc78071626fb4cbb66b2a5"},"headline":"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO","datePublished":"2014-12-05T10:18:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112"},"wordCount":530,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg","inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112","url":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112","name":"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO - pustapako lppm","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg","datePublished":"2014-12-05T10:18:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/person\/7e5b604676bc78071626fb4cbb66b2a5"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112#primaryimage","url":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg","contentUrl":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/img_2859.jpg","width":1024,"height":683},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?p=112#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Seminar Nasional dan Pendirian PUSTAPAKO"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/#website","url":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/","name":"pustapako lppm","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/#\/schema\/person\/7e5b604676bc78071626fb4cbb66b2a5","name":"pustapako","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac5a06c303f5c24aaabcf2587367532a17fc51cb1624764cc5bb4ca76cd7f2c8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac5a06c303f5c24aaabcf2587367532a17fc51cb1624764cc5bb4ca76cd7f2c8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ac5a06c303f5c24aaabcf2587367532a17fc51cb1624764cc5bb4ca76cd7f2c8?s=96&d=mm&r=g","caption":"pustapako"},"sameAs":["http:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id","https:\/\/www.instagram.com\/pustapako?utm_source=ig_web_button_share_sheet&igsh=ZDNlZDc0MzIxNw=="],"url":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/?author=1"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=112"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/112\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustapako.lppm.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}